Sabtu, 15 Oktober 2011

Buat apa sekolah...? Kala Akupun Bimbang

Mau ngapain disini?

Belajar”, begitulah jawaban serempak murid-murid saya bila saya membuka pelajaran dengan pertanyaan, “mau ngapain kita disini.?”Lalu bila dilanjutkan, buat apa belajar maka mereka akan menjawab “ biar pintar”.

Nah yang menjadi pikiran saya adalah pintar apa? Biologikah, matematikkah, fisikakah atau bahkan pintar semua pelajaran yang lebih dari 13 macamnya. Padahal pemerintah hanya menetapkan 4 mata pelajaran dengan standart 5,25 untuk lulus. Bila hal itu ditanyakan ke anak-anak sekolah maka mereka mulai kebingungan menjawabnya.

Maka untuk tidak membiarkan anak-anak berlarut-larut dalam kebingungan maka saya lanjutkan bertanya;
”mau ngapain setelah sekolah?”, dan murid-murid menjawab serempak ”kuliah”
”mau ngapain setelah kuliah?”, masih dijawab dengan serempak ”bekerja”
”mau ngapain bekerja”, apa jawabannya....................cari uang.

Inilah akhir perjalan murid-murid sekolah belajar yaitu ”cari uang”. Dua kata inilah yang selalu menghantui semua orang. Ujung perjalanan dari kuliah, belajar, les private, bimbingan belajar, kursus dan apapun nama ataupun bentuk pembelajaran  adalah cari uang. Aneh bukan..?

Saya tidak sepaham dengan opini seperti tersebut diatas, tetapi hal itu sudah lumrah bahkan tanpa disadari menjadi sebuah doktrin.

Seandainya saya bisa mengajarkan dan memberi peluang buat murid-murid saya untuk mencari uang sedari muda tentu tidak perlu lagi kuliah, kursus, bimbingan belajar yang hanya menghabiskan beaya dan waktu remaja untuk tumbuh dan berkembang sewajarnya. Oh tidak, meskipun bisa menghasilkan uang diusia remaja tentu masih perlu belajar ataupun  kuliah  minimal bermanfaat untuk membentuk kepribadian yang baik.

Anehnya lagi ketika mereka lulus justru sebagian besar dari alumni berbagai perguruan tinggi kesulitan mencari pekerjaan. Lebih-lebih yang lulus SMA atau SMP. Tentu bukan karena tingkat kecerdasannya yang rendah atau mutu lembaga dimana mereka pernah belajar kurang, melainkan lapangangan pekerjaan di Indonesia yang tidak bisa menampungnya.

Aneh ya.....negara besar yang begitu luas dengan sumber daya alam yang sangat luar biasa kok tidak mampu menampung rakyatnya dan memberinya pekerjaan. LANTAS apa gunanya mengajar anak pintar matematika, biologi dan banyak lagi lainya setelah pintar tidak juga ada gunanya.....
Bingung juga ya.....


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar